Minggu, 23 Desember 2018

BAB 1 - Demo Mahasiswa Hukum Universitas Indonesia

DENDAM ARIYA
BAB 1
Demo Mahasiswa Hukum Universitas Indonesia

Puluhan mahasiswa putra putri memenuhi jalan di depan pintu gerbang Gedung XXX. Mereka bersama-sama menyuarakan  "turunkan mentri keuangan! Turunkan mentri korup...!" dengan penuh ekspresi kebencian dan amarah. Mereka mengenakan jas almamater Universitas Indonesia dan aksi demo tersebut dikawal oleh beberapa polisi yang bertugas mengawasi kegiatan demo mahasiswa UI. Seorang pemuda yang nampak  memimpin demo, berjalan maju kedepan, dengan mikrovonnya ia berteriak “basmi koruptor di Indonesia…! Basmi koruptor di Indonesia!!! Basmi koruptor di Indonesia”
Sebuah mobil sedan hitam keluar dari pintu gerbang Gedung XXX dimana aksi melaju melewati kawanan mahasiswa yang sedang berdemo. Seorang pria separuh baya sedang duduk dikursi belakang mobil tersebut. Dari sisi kiri kaca mobil ia melihat aksi demo yang membuat ia tampak geram. Dua orang pria berjas formal duduk dikursi depan mobil tersebut, salah satunya sedang mengemudi. “Habisi provokator itu!” ucap pria separuh baya pada pria yang duduk disamping pengemudi tadi.
“Baik” balasnya dengan patuh, seolah-olah yang diperintahkan adalah hal yang biasa. Mobil tersebut melaju jauh meninggalkan kumpulan mahasiswa yang sedang berdemo. Pria separuh baya tersebut tidak lain adalah Menteri Keuangan dan ia telah memberi perintah kepada asistennya, yaitu Bapak Astra dan yang mengemudi bernama Bapak Suhendra
Kembali pada aski demo yang sedang berlangsung, pemimpin demo tampak masih bersemangat. “Banyak rakyat yang menderita akibat ulah para koruptor! Kami mahasiswa Universitas sebagai penerus bangsa tidak ingin…………………’’
Usai melakukan aksi demo, para mahasiswa UI bersama-sama meninggalkan tempat demo. Diantara mereka ada yang mengendarai sepeda motor dan ada pula yang mengendarai mobil pribadi. Sang pemimpin demo mengendarai motor Revo bersama dengan seorang mahasiswi lainnya, mereka menyusuri jalan jalan ibu kota Jakarta. Mahasiswa yang super pemberani ini adalah Adimas, salah satu mahasiswa terbaik di Fakultas Hukum UI dan yang duduk dibelakang Adimas adalah Ariya yang merupakan adik kandung Adimas. Mereka berdua adalah mahasiswa dari Fakultas Hukum UI yang telah menggelar aksi demo terkait dugaan tindak korupsi Menteri Keuangan Bapak Komaruddin.
Saat melewati jalanan sepi, sebuah mobil Grand Max hitam menghadang perjalanan mereka. Adimas terkejut dan segera menghentikan motornya. “Ada apa mas Adi?” tanya Ariya yang sedari tadi sibuk memainkan hp. Adimas tidak lekas menjawab karena merasa dirinya sedang terancam melihat beberapa laki laki yang tampak seperti preman keluar dari mobil tersebut. Ariya pun melihat laki laki yang menghadang motor mereka sedang menghampiri mereka dengan membawa pentungan. Dengan sekejap sekelompok pria tersebut langsung memukuli Adimas dan menghancurkan sepeda motornya. Ariya menjerit meminta pertolongan namun tidak satu pun orang yang melewati jalan itu. Ariya berusaha melindungi tubuh Adimas yang dipukuli terus terusan oleh preman preman itu. Ariya memeluk punggung Adimas yang membuatnya terkena pukulan juga oleh preman preman tersebut dan kemudian tak sadarkan diri. Mereka terus memukuli Adimas, baik kepala mau pun anggota tubuh lainnya. Darah berkucuran dari kepala Adimas. Adimas dan Ariya yang tak sadarkan diri, ditidurkan dipinggir jalan.

Salah seorang preman berambur gondrong mendekat pada Adimas. Ditaruhnya telunjuk jarinya dihidung Adimas dengan maksud memeriksa. “Dia sudah tewas.” ucap preman itu penuh kegembiraan. “Tugas kita sudah selesai, ayo cabut!” Dengan arahan dari preman itu, mereka semua masuk ke dalam mobil dan meninggalkan tubuh Adimas dan Ariya terbujur kaku di pinggir jalan.







*LANJUT BESOK YAAAAH :D
MONGGO KLU MAU NGASIH KRITIK DAN SARAN

1 komentar:

Jual Jamu Madura

JUAL JAMU MADURA KUAT SEX

Nama Produk : JAMU KUAT SEX Produksi : UD. Ny. Nurul Zakiyah Harga : 40.000 Untuk pembelian Via Bukalapak silahkan Klik Untuk pembelian...